Tekan Enter untuk mencari

Senin, 14 September 2026

Bobby Nasution Bantah Mobil Listrik Mewah yang Terbakar di Medan Miliknya

Redaksi
Diterbitkan Jumat, 9 Januari 2026 14:24 WITA
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution

MEDAN – Isu kepemilikan mobil listrik mewah yang terbakar di Kota Medan akhirnya mendapat klarifikasi.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa mobil listrik Hyundai Ioniq 5N senilai sekitar Rp1,3 miliar yang terbakar tersebut bukan miliknya.

Bobby meminta publik mengecek langsung identitas kendaraan yang terbakar dan memastikan tidak ada upaya menutup-nutupi informasi.

“Bukan. Dicek saja, itu kan terbuka. Enggak ada yang ditutup-tutupin, pelatnya apa silakan dicek saja,” ujar Bobby Nasutio.

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial yang menyebutkan mobil listrik Hyundai Ioniq 5N yang terbakar diduga milik orang nomor satu di Sumatera Utara tersebut. Informasi itu memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Berdasarkan penelusuran, peristiwa kebakaran terjadi pada Rabu (7/1/2026) pagi di sebuah tempat pencucian sekaligus bengkel mobil yang berlokasi di Jalan Sei Asahan, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Selayang.

Insiden tersebut terekam kamera warga dan dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk mencegah api menjalar ke bangunan di sekitar bengkel.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kejadiannya pada Rabu pagi di Jalan Sei Asahan, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Selayang. Dari Mako, mobil pemadam langsung menuju lokasi dan dilakukan pemadaman kurang lebih setengah jam. Berdasarkan laporan anggota, yang terbakar merupakan mobil listrik,” ujar Wandro.

Ia menyebutkan, dua unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi dan api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit.

Namun, pihaknya tidak memiliki data terkait identitas pemilik kendaraan yang terbakar.

“Dua unit mobil pemadam kebakaran diturunkan dan api berhasil dipadamkan dalam waktu 30 menit. Soal pemilik kendaraan, kami tidak memiliki data tersebut,” tambahnya.

Di sisi lain, sempat muncul pertanyaan publik setelah unggahan informasi kebakaran di grup internal Damkar Kota Medan diketahui dihapus tak lama setelah kejadian.

Menanggapi hal itu, Wandro menegaskan bahwa personel pemadam kebakaran tetap bekerja sesuai prosedur standar, sementara identitas pemilik kendaraan masih belum dapat dipastikan.

Bagikan
berita terkait
Populer

Belum ada data populer minggu ini.