Tekan Enter untuk mencari

Sabtu, 30 Mei 2026

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Kaltim, Hujan Lebat Berpotensi Picu Banjir

Redaksi
Diterbitkan Sabtu, 31 Januari 2026 11:22 WITA
Prakiraan Cuaca
Prakiraan Cuaca

SAMARINDA – Potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) dalam dua hari ke depan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026 dan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Djoko Sumardiono, menyampaikan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang sedang aktif.

Fenomena La Nina lemah, perlambatan kecepatan angin di wilayah Pulau Kalimantan, serta menghangatnya suhu permukaan laut di perairan Selat Makassar menjadi faktor utama meningkatnya pertumbuhan awan hujan di Kaltim.

Selain itu, kondisi kelembapan udara yang relatif basah di berbagai lapisan atmosfer turut mendukung terbentuknya awan-awan hujan dengan potensi curah hujan sedang hingga lebat.

“Dampaknya berupa hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Djoko dalam keterangan resminya, Sabtu (31/1/2026).

BMKG mencatat wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem tersebut meliputi Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Balikpapan, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak lanjutan dari cuaca ekstrem, seperti genangan air atau banjir, angin kencang, serta risiko pohon tumbang yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan warga.

Perhatian khusus ditujukan bagi masyarakat di wilayah Berau, Kutai Timur, Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Mahakam Ulu untuk lebih siaga dan terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG. (*)

Bagikan
berita terkait