Tekan Enter untuk mencari

Kamis, 9 April 2026

Perahu Karyawan Tenggelam di Sungai Mahakam, Satu Korban Masih dalam Pencarian

Redaksi
Diterbitkan Rabu, 7 Januari 2026 10:14 WITA
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Mahakam
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Mahakam

KUKAR – Terjadi kecelakaan di Sungai Mahakam, wilayah Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Sebuah perahu yang ditumpangi karyawan perusahaan dilaporkan tenggelam pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 19.30 WITA.

Informasi kejadian diterima Pos SAR Samarinda pada Selasa (6/1/2026) pukul 06.50 WITA dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda.

Berdasarkan data yang dihimpun, perahu tersebut mengangkut empat karyawan PT Astiku Sakti yang hendak pulang setelah menyelesaikan aktivitas kerja.

Dalam perjalanan, perahu mengalami gangguan teknis hingga akhirnya tenggelam di tengah sungai.

Akibat insiden tersebut, tiga orang penumpang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang lainnya dilaporkan hilang.

Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Rizky Tri Handoko (39).

Hingga saat ini, keberadaan korban belum ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Samarinda segera bergerak menuju lokasi kejadian.

Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) serta sepanjang aliran hilir Sungai Mahakam menggunakan metode V-search, dengan dukungan unsur SAR gabungan dan sejumlah alat utama (alut) air.

Dalam pelaksanaan operasi, tim SAR menghadapi sejumlah kendala, di antaranya arus Sungai Mahakam yang cukup kuat serta keberadaan binatang buas, khususnya buaya, di sekitar area pencarian.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Datu Mardi Sianturi, menyampaikan bahwa proses pencarian akan terus dimaksimalkan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel.

“Tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian pada hari pertama, namun korban belum ditemukan. Operasi akan dilanjutkan kembali esok hari dengan penyesuaian strategi sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Upaya pencarian kembali dilanjutkan pada Rabu (7/1/2026) hari ini.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, TNI-Polri, BPBD, KSOP, Dinas Pemadam Kebakaran, pihak perusahaan, relawan gabungan Samarinda, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Bagikan
berita terkait