Tekan Enter untuk mencari

Kamis, 9 April 2026

Rudy Mas’ud Pastikan Bantuan dari Dompet Peduli Kaltim Tersalurkan ke Korban Banjir Sumatera

Redaksi
Diterbitkan Sabtu, 3 Januari 2026 20:56 WITA
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menyerahkan langsung bantuan untuk korban banjir di Aceh. (Pemprov Kaltim)
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menyerahkan langsung bantuan untuk korban banjir di Aceh. (Pemprov Kaltim)

ACEH – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud menunjukkan kepedulian langsung terhadap warga terdampak banjir lumpur di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Tidak sekadar menyerahkan bantuan secara simbolis, Gubernur yang akrab disapa Harum itu turun langsung membagikan bantuan logistik dan kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian.

Kedatangan Gubernur Rudy Mas’ud disambut pejabat daerah setempat dan warga terdampak.

Usai penyerahan bantuan, ia bersama rombongan meninjau sejumlah rumah warga yang terendam banjir lumpur, sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat.

Raut empati dan keprihatinan tampak jelas saat Gubernur mendengarkan keluhan para korban bencana.

Dalam kunjungannya, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan duka mendalam atas musibah banjir yang melanda wilayah tersebut serta mengajak masyarakat untuk tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan.

“Mudah-mudahan becana ini bisa dilalui dan kesabaran. Yakinlah di samping kesusahan ada kemudahan. Ini ujian. Pidie Jaya ini masyarakatnya mau naik kelas, dapat keberkahan nantinya,” ucap Gubernur saat mengunjungi lokasi pengungsian di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada Jum’at (2/1/2026).

Ia menegaskan, total bantuan yang dihimpun melalui Dompet Kaltim Peduli Bencana mencapai Rp 5,7 miliar dan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Khusus untuk Kabupaten Pidie Jaya, bantuan yang disalurkan berupa dana tunai sebesar Rp 1 miliar serta bantuan logistik senilai Rp 700 juta.

Bantuan logistik tersebut mencakup stok pangan, perlengkapan darurat, serta berbagai kebutuhan pengungsian bagi warga terdampak banjir.

Selain itu, bantuan tambahan sebesar Rp 300 juta juga akan disalurkan melalui KNPI Kalimantan Timur.

Bantuan ini difokuskan untuk pembangunan dan penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Pidie Jaya.

Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi simbol kuatnya ikatan persaudaraan dan solidaritas kemanusiaan antara Kalimantan Timur dan Aceh.

Bagikan
berita terkait