Warga Kukar Minta Pilkada Lanjut, KPU: Surat Resminya Belum Dapat

16 November 2020, 15:45

Tenggarong, analisanews.co – Ratusan orang berkumpul di depan Kantor KPU Kutai Kartanegara (Kukar), Senin, (16/11/2020). Kantor itu berada di Jalan Jalan Woltermonginsidi, Tenggarong. Mereka melakukan orasi. Meminta untuk tetap melanjutkan pesta demokrasi.

“Kami berharap agar KPU Kukar tetap melanjutkan tahapan pilkada, yang di mana saat ini masyarakat Kukar menginginkan untuk memilih pemimpinnya,” kata Korlap Aksi Al Komar, saat ditemui dilokasi aksi.

Menurutnya, Surat Bawaslu RI Nomor 0705/K.Bawaslu/PM.06.00/XI/2020 tertanggal 11 November 2020 kepada KPU RI tentang pemberitahuan tentang status laporan, dinilai cacat hukum. Dialam surat tersebut, Hendra Gunawan sebagai pelapor.

Sehingga, Bawaslu RI merekomendasikan membatalkan pencalonan Calon Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah. “Suratnya itu cacat hukum. Semoga Pilkada yang ada di Kukar tetap lanjut,” katanya lagi.

Sementara itu, Komisioner KPU Kukar Muhammad Amin mengungkapkan kalau mereka belum menerima surat tersebut secara resmi. Nantinya, kalau surat itu sampai ke KPU Kukar, mereka akan melakukan pengkajian. Nanti, hasil kajian itu yang dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan.

“Sejauh ini belum kami terima. Setelah diterima kami akan melakukan kajian. Kajian itu yang akan menjadi dasar kami untuk melakukan keputusan. Insyaallah tidak ada intervensi di situ,” tegas Amin saat menerima peserta massa aksi di depan KPU Kukar.

Kajian itu nantinya paling lama memakan waktu sekitar tujuh hari. “Karena tidak mungkin kami melakukan kajian hanya dua hari. Kami tetap akan koordinasi. Kalau sesuai aturan, hasil kajian itu yang menjadi acuan,” tambahnya.

Diwaktu yang berbeda, Ketua PDIP Kukar sekaligus kuasa hukum Edi Damansyah – Rendi Solihin, Solikin tidak mau berkomentar banyak. Karena surat resminya pun belum keluar.

“Namun, kami tetap menyiapkan langkah-langkah hukum apa saja yang akan kami tempuh jika memang surat rekomendasi itu ditindaklanjuti,” tutupnya.

Reporter: Nina
Editor: Redaksi AnalisaNews

Tags

Related Articles

Back to top button
Close