Wacana Grand Surabaya Jadi Transit Tenaga Medis

10 July 2020, 01:35

Surabaya, analisanews.co – Tim gugus tugas penanganan covid-19 RI sempat melakukan peninjauan di Hotel Grand Surabaya pada Minggu, 5 Juli 2020 lalu. Rencananya, hotel di Jalan Pemuda, Surabaya itu akan dijadikan tempat transit tenaga medis. 

Tim kesehatan yang baru saja berjuang menangani wabah virus corona di Kota Pahlawan akan diistirahatkan di sana. Tapi hal itu masih sebatas wacana. Belum ada tanda-tanda akan direalisasi. “Kemarin hanya peninjauan saja,” kata HRD Hotel Grand Surabaya Avan Riyadi pada Rabu, 8 Juli 2020,” terangnya. 

Rencananya, dengan tenaga medis beristirahat di sana, mereka akan melakukan tugasnya dengan nyaman dan fokus. Sehingga, wabah virus ini cepat berakhir. Tapi dia menekankan, hotel tersebut bukan untuk rumah sakit darurat untuk pasien positif. Maupun digunakan sebagai tempat karantina pasien dalam pengawasan (PDP).

Atau yang lainnya. Dijelaskan Avan, Ada 90 kamar di hotel Grand Surabaya. Tapi, tidak semua akan dipakai. Karena, pemerintah meminta harga yang paling murah. Sekitar 40 kamar yang ideal dengan anggaran yang diminta. Kamar tersebut per malam berkisar Rp 360 ribu.

Karena tidak semua kamar dipakai. Apakah nanti masih tetap dibuka untuk masyarakat umum atau tidak. Avan juga tidak mengetahui mengenai itu. Karena, belum ada kejelasan juga yang diberikan pemerintah.

Manajemen hotel belum memberikan regulasi terkait itu. “Kita lihat dulu kebijakan dari tim gugus tugas seperti apa. Lagian sekarang  juga belum pasti juga. Kemarin kan hanya peninjauan saja,” bebernya.

Lantaran belum ada kejelasan. Tidak ada persiapan yang dilakukan di hotel tersebut. Mereka masih melayani masyarakat umum yang menginap di hotel ini. “Kami masih melakukan pelayanan seperti biasa. Kami tidak pernah tutup dari awal covid-19,” pungkasnya. (*)

Reporter: Nina
Editor: Ricardo

Tags

Related Articles

Back to top button
Close