Satreskoba Polresta Samarinda Tangkap Tujuh Pengedar Sabu Dalam Hitungan Jam

27 March 2021, 22:40

Samarinda, AnalisaNews.co – Satreskoba Polresta Samarinda berhasil menangkap pelaku peredaran Narkotika jenis sabu di Kota Tepian. Sebanyak tujuh pelaku diciduk satu persatu di beberapa lokasi berbeda pada Jumat (19/3/2021) lalu.

Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena melalui Kanit Sidik, Iptu Abdillah Dalimunthe mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi warga yang diterima Korps Bhayangkara.

Disampaikan bahwa dibilangan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, akan terjadi transaksi narkoba dengan sistem hilang jejak.

Berangkat dari informasi tersebut, polisi berpakaian sipil kemudian dikerahkan untuk melakukan penyelidikan di lapangan.

Sekira pukul 16.50 Wita, petugas akhirnya mendapati Hendrie alias Atut yang sedang menaruh barang di pinggir jalan, sembari menunggangi sepeda motor Suzuki Shogun silver bernopol KT-3093-MC.

Melihat gelagat yang mencurigakan petugas kemudian bergerak untuk menyergap. Dengan mudahnya, pria 38 tahun itu pun berhasil dilumpuhkan dan dilakukan penggeledahan.

“Hasilnya kami menemukan barang bukti berupa satu poket narkotika jenis sabu seberat 5,3 gram yang didapati dari bungkusan yang ditaruh pelaku dibibir jalan,” ungkapnya Jumat (26/3/2021) siang.

Selanjutnya, Atut digelandang petugas menuju kediamannya di Jalan Muso Salim, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota.

Dari hunian Atut, polisi kembali mengamankan satu poket sabu seberat 15,5 gram yang disembunyikan di dalam tas kecil berwarna putih.

Tak hanya itu, petugas juga mendapatkan satu poket sabu seberat 5,4 gram. Kristal mematikan itu dikemas didalam bungkusan mie instan dan yang disimpan saku lipatan celana milik Atut.

Setelah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Atut yang dibawah tekanan interograsi, akhirnya mau buka suara. Dan berani menyebutkan siapa saja nama orang yang ikut terlibat dalam peredaran narkotika golongan I tersebut.

Dari informasi yang disampaikan Atut, polisi kemudian melanjutkan pengembangan. Dengan mudahnya berhasil mengamankan tiga pelaku sekaligus. Ketiganya adalah Kiki Handayani (32), Muhammad Nur Islam Romadhani alias Alam (21) dan Muhammad Febriansyah alias Memet (31).

Ketiga pelaku ini telah dipastikan berperan sebagai pemesan sabu yang telah diamankan petugas saat menunggu kiriman sabu dari pelaku Atut di Jalan Pulau Sulawesi, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota.

“Kemudian sekitar pukul 19.30 Wita, pelaku yang kami amankan duluan ini (Atut), ternyata mendapatkan telepon dari pengendali barang seorang perempuan berinisial IR. Pelaku lalu diminta untuk mengambil bungkusan sabu di Jalan Kadrie Oning,” kata Dalimunthe.

Setelah mendapati informasi tersebut, polisi kembali melanjutkan perburuan. Alhasil, petugas kembali mendapati barang bukti sabu sebanyak dua bungkus, dengan berat 100 gram.

Dari arahan pengendali barang, yakni IR yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), Atut diminta mengantarkan sabu itu kepada pemesan yang telah menunggu di Jalan Sei Kalian, Kecamatan Samarinda Kota.

Dua pelaku tersebut ialah Tjong Santi (40) dan Agus Sulistianto (40) yang juga berhasil dibekuk petugas. Keduanya ditangkap saat sedang memungut bungkusan sabu seberat 5,20 gram di pinggir jalan.

“Di sana (Jalan Sei Kalian) kami berhasil mengamankan dua pelaku,” imbuhnya.

Dari sabu 100 gram yang telah dipecah sebanyak 5,20 gram kepada dua pelaku Tjong Santi dan Agus Sulistianto, Atut masih memegang 95,6 gram sisanya.

Sisa sabu ini rencananya akan digunakan petugas untuk memancing pelaku utama, yakni IR untuk keluar dari persembunyiannya.

Atut kemudian membuat janji, berjumpa dengan IR di Jalan Muso Salim. Namun saat waktu pertemuan tiba, kedatangan IR diwakilkan Yumi Anita (40) yang merupakan orang kepercayaannya.

Setelah sabu seberat 95,6 gram berpindah tangan, polisi kembali melakukan penangkapan. Yumi pun tak lagi bisa mengelak. Dari tangan tujuh pelaku peredadan narkotika ini, polisi sedikitnya mengamankan enam poket sabu dengan total berat 127 gram.

“Dan kami masih terus melakukan pengembangan jaringan ini dan memburu pelaku utama (IR) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” pungkasnya. (Tim Redaksi Analisa)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close