Samarinda Transmisi Lokal, Satlantas Polresta Samarinda Terapkan Markah Physical Distancing di Traffic Light

16 July 2020, 05:42

SAMARINDA, analisanews.co – Sejumlah ruas jalan di Samarinda, kini akan mulai diberlakukan markah jalan physical distancing atau jaga jarak bagi pengendara motor. Sebagai uji coba, dua ruas jalan di pertigaan Kantor Pos Jalan Awang Long dan pertigaan Hotel Mesra Jalan Pahlawan. sudah dibuat garis penanda jarak atau markah jalan.

Jaraknya, antar pengendara masing-masing antara satu sampai dua meter saat berhenti di traffic light atau lampu lalu lintas ketika menunggu pergantian lampu merah. Sementara untuk pengendara roda empat juga harus berhenti tepat berada di belakang garis yang sudah dibuat oleh kepolisian.

“Mulai hari ini kami menerapkan markah physical distancing untuk pengendara roda dua di sejumlah dua ruas jalan ini,” ungkap Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Ramadhanil saat ditemui di Jalan Awang Long Rabu siang, 15 Juli 2020.

Dua ruas jalan sebagai uji coba itu akan dijaga petugas sekaligus mengatur dan memberi imbauan agar masyarakat patuh dengan markah physical distancing. Apabila sudah terbiasa dengan kebiasaan ini, jaga jarak saat berkendara tersebut akan terapkan di ruas jalan lain yang ada di Kota Samarinda.

Lanjutnya, penerapan physical distancing bagi pengendara ini sangat penting dilakukan, guna menghindari penularan Covid-19, mengingat Samarinda sudah terjadi transmisi lokal. Selain jaga jarak, para pengendara juga diimbau tetap menggunakan masker saat berkendara agar lebih aman.

“Kami harap sosialisasi ini bisa ditaati masyarakat. Untuk saat ini tak ada sanksi. Hanya petugas kami mengatur dan menegur jika ada yang tak patuh dengan markah jalan,” katanya.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat Satlantas Polresta Samarinda juga akan berkoordinasi dengan Dishub Samarinda untuk pemasangan markah. Diberitakan sebelumnya, pada Selasa, 14 Juli 2020 Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Samarinda Syaharie Jaang mengumumkan bahwa di Kota Tepian kini telah terjadi transmisi lokal. 

Penularan lokal tersebut terjadi pada 19 tenaga medis di RSUD IA Moeis yang terkonfirmasi positif corona berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR. Belasan tenaga medis ini terpapar dari pasien di RSUD IA Moeis. Kemudian, penularan terjadi antar sesama rekan tenaga medis dan antar pasien yang dirawat. (*)

Reporter: Nina
Editor: Ricardo

Tags

Related Articles

Back to top button
Close