Program Bankeu Kaltim Untuk 10 Kabupaten Kota Terhambat Dilaksanakan

18 March 2021, 19:47

Samarinda, AnalisaNews.co – Program Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur untuk di 10 kabupaten kota pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim Tahun 2021 belum berjalan mulus.

Pasalnya dari 1200 program, saat ini baru 200 program yang memiliki dokumen administrasi lengkap. Hal itu disampaikan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry ketika dikonfirmasi Kamis (18/3/2021).

Disampaikannya, bahwa sampai saat ini dari 1.200 program Bankeu yang sudah disampaikan datanya ke kabupaten kota, baru 200 program yang baru dibarengi dokumen administrasi lengkap.

Menurutnya, jika ini tidak dilengkapi dengan baik maka pelaksanaan program tersebut akan terlambat. “Kabupaten kota harus melengkapi datanya, seperti proposal, DED, dan lainnya,” kata Sarkowi melalui sambungan telepon.

Sarkowi menyampaikan kelengkapan data itu akan menentukan cepat tidaknya masuk tahapan eksekusi berikutnya. Proaktif kabupaten kota melengkapi data sangat diperlukan agar tahapan asistensi bisa dilaksanakan. Mengingat, masih ada proses berikutnya seperti lelang dan lainnya.

“Kalau sampai akhir Maret ini belum asistensi, bisa dibayangkan bulan berapa lagi program itu akan dilaksanakan,” kata anggota Komisi III DPRD Kaltim ini.

Lebih lanjut ia merujuk penjelasan dari Kepala BPKAD Kaltim Muhammad Sa’duddin bahwa, BPKAD sudah memberikan penegasan ke kabupaten kota soal segera dilengkapinya dokumen Bankeu, namun hasilnya belum menggembirakan.

“Kata Pak Sa’duddin, kabupaten kota sudah disurati, mengirim utusan tapi tetap progresnnya baru 20 persen. Ada juga yang datang ke Pemprov konsultasi, tapi sesudah itu belum ada progres juga,” pungkas Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim tersebut. (Tim Redaksi Analisa)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close