Polisi Tetapkan Lurah Sebagai Tersangka

11 October 2021, 20:56

Kasus Pungli Sertfikat Tanah Di Sungai Kapih Samarinda

Polisi memperlihatkan barang bukti uang hasil sitaan dari kedua tersangka Pungli pengurusan sertifikat tanah di Kelurahan Sungai Kapih Samarinda, Senin (11/10/2021).

SAMARINDA – Dua orang pelaku terduga kasus pungutan liar kepengurusan sertifikat program pendaftaran tanah sistematis lengkap atau PTSL Senin (11/10/2021) siang, resmi ditetapkan oleh Polresta Samarinda sebagai tersangka. Salah satu pelakunya adalah Lurah Sungai Kapih Edi Apriliansyah.

Keduanya ketika ditetapkan sebagai tersangka dan digiring Polisi ke Sel sudah lengkap menggunakan baju hem tanahan berwarna orange, untuk kemudian ditampilkan ke depan awak media.

Seperti diketahui, Polisi berhasil menangkap tangan keduanya, Selasa 5 Oktober 2021 lalu. Bersama keduanya, Petugas Unit Tipikor Satreskrim Polresta Samarinda menyita sejumlah barang bukti berupa uang senilai Rp 678.350.000,- beserta dokumen administrasi pendaftaran PTSL dan sejumlah barang bukti lainnya termasuk buku rekening atas nama kedua tersangka.

“Keduanya berhasil kami tangkap dan hari ini statusnya kami tetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat pasal 12 huruf e UU 20 tahun 2001 tentang perubahan atas 32 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidanan Korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara atau denda Rp 1 Milliar, ” kata Wakapolresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto saat memberikan keterangan pers.

Barang bukti uang, ditambahkan Eko, disita oleh Petugas saat penangkapan dan ada juga dari rekening bank keduanya. “Kita akan terus mengembangkan kasusnya,” tambah Eko yang juga Saber Pungli Kota Samarinda. (dic)

Editor: Redaksi Analisanews

Related Articles

Back to top button
Close