Nikmati Tiga Juta Sekali Transaksi, Empat Orang Dihukum Satu Tahun Penjara

31 March 2021, 20:41

SURABAYA, analisanews.co Empat terdakwa kasus penggelapan 5.559 ban senilai Rp 8,8 miliar, di jatuhi hukuman 1 tahun dan 10 bulan penjara. Mereka adalah Prasetya Pramudita, Anggraini Kusuma, Gobita Sofyana dan Firda Anisa Putri. Mereka dikenakan pasal 374 KUHP Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Empat orang ini merupakan aksekutor. Otak dari penggelapan di PT Gajah Mada Ban Mandiri yakni Febrianto Mahendra yang sehari sebelumnya sudah divonis dengan pasal yang sama. Hanya saja dirinya menjalankan hukuman penjara selama tiga tahun.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 1 tahun 10 bulan.  Dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah terdakwa tetap dalam tahanan,” ujar ketua Majelis Hakim Dewa Ketut Kartana, diruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (31/03).

Sidang putusan ini dilakukan secara daring

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar Amin. Yaitu selama 2 tahun 6 bulan penjara. “Kami tetap menghormati keputusan yang di berikan hakim,” katanya.

Termasuk Febrianto juga putusannya lebih rendah dari tuntutan. Dari tuntutan 3 tahun 6 bulan menjadi tiga tahun. “Febrianto memang lebih tinggi dan berkasnya terpisah. Karena ia merupakan dalang dari semua kejahatan yang mereka lakukan,” jelasnya.

Aksi mereka dilakukan seminggu tiga kali. Kegiatan itu sudah dilakukan beberapa kali. Empat orang tadi setiap transaksi mendapatkan jatah sebesar Rp 3 juta. “Empat orang tadi memiliki peran yang berbeda-beda. Ada yang admin, ada yang jadi supir,” katanya lagi.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Syahrul Romahdona mengaku pikir-pikir atas putusan tersebut. Pasalnya putusan itu dinilai terlalu tinggi. “Kami pikir-pikir dulu. Gak tau nanti apa yang harus kita lakukan,” celetuknya.

Editor: Redaksi Analisa

Tags

Related Articles

Back to top button
Close