Komisi III DPRD Kaltim Minta Dinas PUPR-PERA Konsentrasi Perbaikan dan Pembangunan Jalan Provinsi

17 February 2021, 20:32

Samarinda, AnalisaNews.co – Dalam rangka membahas program kegiatan Dinas PUPR-PERA Kaltim untuk tahun anggaran 2021. Komisi III DPRD Kaltim melakukan gelar rapat dengar pendapat (RDP), bersama Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim yang baru, Aji Muhammad Fitra Firnanda, pada Selasa (16/2/2021).

Salah satu anggota Komisi III, Sarkowi V Zahry menjelaskan, bahwa pihaknya meminta kepada Kepala Dinas yang baru itu untuk dapat berkonsentrasi, dalam hal perbaikan dan pembangunan rekonstruksi jalan provinsi di Benua Etam.

Sarkowi menyebutkan, bahwa setiap tahunnya ada pemeliharaan rekonstruksi jalan. Namun, nampak tak maksimal. Alhasil, jalan provinsi yang ada statusnya belum maksimal untuk dilalui kendaraan. Oleh sebab itu, Komisi III meminta agar hal tersebut bisa lebih diperhatikan oleh PUPR-PERA.

“Terkait penganggaran, kita harapkan kepala dinas yang baru ini punya terobosan dan jaringan supaya bisa berkomunikasi ke pusat. Agar anggaran APBN bisa masuk ke Kaltim,” ungkap Sarkowi.

Politisi dari Fraksi Golkar itu pun turut membahas beberapa jalan nasional yang kondisinya rusak. Maka, jalan-jalan nasional yang ada di Kaltim juga bisa dikomunikasikan oleh Dinas PUPR-PERA ke pusat agar kondisinya membaik dan mulus.

Sebab meski statusnya jalan nasional, namun penggunanya tetap oleh warga Kaltim sendiri. Sarkowi juga sempat menyinggung salah satu program Dinas PUPR-PERA Kaltim pada 2021, yakni terkait penanganan banjir.

Dijelaskannya, program penanganan banjir di APBD 2021 lebih banyak. Bahkan secara merata ada di Kaltim. Misalnya di Samarinda dan Kutai Kartanegara. Kemudian, ditambahkan pula olehnya bahwa Dinas PUPR-PERA Kaltim mempunyai anggaran sebesar Rp 1,5 triliun pada 2021.

Namun, dana tersebut dibagi ke beberapa bidang. Seperti bidang bina marga sebesar Rp 681 miliar, cipta karya Rp 470 miliar, sumber daya air Rp 107 miliar, dan beberapa bidang lain dengan anggaran di bawah Rp 50 miliar.

“Paling banyak itu biasanya memang di bidang bina marga. Program ysng direncanakan melalui anggaran itu tentunya untuk perbaikan dan pembangunan,” pungkas Sarkowi. (Tim Redaksi Analisa)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close