Klaim Warisan Bukan Keluarga

7 January 2021, 02:31

Surabaya, Analisanews.co – King Finder Wong kaget. Dirinya disomasi oleh Harijana terkait warisan almarhum Aprilia Okadjaja. Peninggalan itu berupa tanah, gedung dan deposito di empat bank. Yaitu, Bank HSBC, Bank Danamon, Bank ICBC dan Bank Permata.

Kuasa hukum King Finder Wong, Wellem Mintarja mengatakan, surat somasi itu didapat pada 26 Oktober 2020 lalu. Isinya, tertulis kalau mereka (Harijana) merasa rugi. Karena, cliennya telah melawan hak Harijana.

“Clien kami dituduh memasuki pekarangan orang lain. Yakni rumah almarhum Aprilia dan melakukan pencurian,” katanya saat ditemui awak media, usai melakukan mediasi di Pengadilan Negeri Samarinda, Jalan Arjuno, Rabu (6/1).

Bahkan dalam surat itu disebutkan, kalau tergugat sedang mengurus keterangan waris. Seolah-olah sebagai ahli waris. Padahal kalau dilihat silsilah, tergugat tidak memiliki hubungan darah dengan Aprilia. “Baik keatas, menyamping dan maupun ke bawah, tidak ada hubungan darah sama sekali,” katanya lagi.

Aprilia meninggal pada 27 April 2020 di Rumah Sakit Premiere Surabaya. Sebelum meninggal almarhum membuat surat wasiat. Surat itu diaktakan dihadapan notaris Dedi Wijaya, dengan nomer 67. Surat itu diterbitkan pada 30 November 2019.

“Sangat jelas, kalau dalam akta wasiat itu disebutkan bahwa klien kami, Pak King, sebagai pelaksana wasiat. Surat itu sudah terdaftar di kantor Kemenkumham dengan nomor AHU.2-AH.04.01-7877,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dalam kasus ini, pihak tergugat tidak mempunyai kapasitas untuk melayangkan somasi terhadap kliennya. Memang semasa hidup, keduanya (Almarhum dan Harijana) sangat dekat. Tapi, bukan saudara. Hanya berteman biasa.

“Kapasitas tergugat apa? Tidak ada. Almarhum menunjuk klien kami sebagai pelaksana wasiat. Hanya saja, ada kedekatan tergugat dengan almarhum sejak 1992. Mereka juga mendirikan perusahaan bersama-sama,” bebernya.

Menurut Wellem, perbuatan yang dilakukan oleh tergugat adalah suatu perbuatan melawan hukum (Onrechtmatige Daad). Oleh karena itu, ia melayangkan gugatan karena merasa dirugikan secara materiil dan immateriil.

Tidak hanya Harijana, mereka juga menggugat empat Bank tadi. “Kita juga menggugat bank HSBC, ICBC, Danamon dan Permata. Karena di bank-bank tersebut terdapat deposito Aprilia dan juga beberapa sertifikat Pak King,” kata Wellem.

Sementara itu, kuasa hukum tergugat Harijana Rizky enggan untuk berkomentar banyak kepada Harian Disway. Ia hanya mengatakan kalau hari itu agendanya hanya mediasi. “Masih mediasi mas,” katanya sambil terus berjalan meninggalkan awak media.

Editor: Redaksi Analisa

Tags

Related Articles

Back to top button
Close