Kisruh Sertifikat Tanah Warga Masih Berlanjut

3 November 2021, 23:29
Kuasa Hukum warga, Dyah Lestari (kiri berjilbab hitam) saat berbincang dengan mantan Lurah Baqa Ida, Rabu (3/11/2021). (foto Ernita)

SAMARINDA – Kisruh pengurusan sertifikat tanah antara warga dan Ketua RT 01 Kelurahan Baqa Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda tampaknya belum menemukan titik temu. Rabu (3/11/2021) Kuasa hukum warga yang sebelumnya diberitakan diduga ditipu oleh oknum ketua RT 01, Dyah Lestari, mendatangi kantor Kelurahan Baqa.

“Kita sudah melakukan pengecekan data langsug ke Kelurahan Baqa, ternyata memang tidak ada data yang bernama Muliyana (pemilik sertifikat, Red). Pengecekan ini kami lakukan atas perintah Kantor Pertanahan Kota Samarinda,” kata Dyah.

Staf Kelurahan Baqa Faisal Anwar ketika dikonfirmasi menyatakan, data tersebut bukan tidak ada tapi dipinjam oleh ketua RT 01. Dan pihknya akan melakukan penyidikan mengenai permasalahan data dimaksudkan.

Supaya permasalahannya lebih jelas lagi, Kuasa Hukum Dyah pun harus menemui mantan Lurah Baqa Ida. Pasalnya, proses pengurusan sertifikat tanah tersebut diakui pada masa Ida masih menjabat sebagai Lurah.

“Pihak dari Kelurahan tadi berjanji akan memfasilitasi untuk pemanggilan kedua belah pihak, antara RT dengan warga yang bersangkutan mengenai kasus sertifikat tanah yang dari 2017 hingga sekarang belum selesai. Pemanggilan dalam rangka mediasi ,” ujar Ida ketika dikonfirmasi terpisah. (nta)

Editor: Redaksi Analisanews

Related Articles

Back to top button
Close