Kepepet Keperluan Lebaran, Kakak-Beradik Nekat Curi Mobil

14 May 2020, 01:58

SAMARINDA, analisanews.co – Mengaku kepepet keperluan menjelang Lebaran, kakak beradik dengan seorang kawannya nekat mencuri sebuah mobil yang tengah terparkir di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Samarinda Seberang Senin, 20 April 2020. Impitan ekonomi membuat mereka nekat melakukan aksi kriminal. 

Selang sehari, ketiga pelaku yakni M Rian Maulana (21), M Nasir (24), dan M Alex Riduan (24) diamankan polisi. Kala ketiganya hendak menjual mobil hasil curiannya di Balikpapan.

“Mobil curian itu, tadinya sudah dipesan oleh seseorang yang berada di Kalimantan Selatan,” ungkap Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Suko Widodo.

Suko menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban hendak membeli rokok di sebuah warung. Saat itu korban memarkirkan mobilnya dengan kondisi mesin masih menyala.

“Pemiliknya beli rokok dan menunggu uang kembalian, saat itulah tersangka Rian masuk dan membawa lari mobil tersebut,” jelas Suko.

Setelah itu, korban langsung melaporkan kasus yang menimpa dirinya ke Polsekta Samarinda Seberang. Tanpa menunggu waktu lama, kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Kami interogasi pemilik mobil. Ternyata ada sebuah ponsel di dalam mobil tersebut. Dari situlah kami menemukan keberadaan mobil beserta tiga pelaku ini,” ungkap Suko.

Ketiganya berhasil diringkus petugas dan dikeler ke Mapolsekta Samarinda seberang pada 25 April 2020. “Kebetulan saat ditangkap yang bersangkutan sedanh tidur, sehingga tidak ada perlawanan,” tambahnya.

Ketiga pelaku beserta barang bukti langsung diamankan untuk proses penyidikan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa dua pelaku yakni Alex dan Rian merupakan kakak beradik. Rian sebagai otak dari pencurian tersebut.

“Pelaku utamanya adalah Rian. Sementara itu, Alex membantu dalam hal mencuri uang milik korban, dan Nasir mengambil ponsel milik korban,” imbuhnya.

Dikonfirmasi mengenai perbuatannya, Rian mengaku bahwa mobil hasil curiannya tersebut akan dijual sebagai tambahan untuk keperluan menjelang Lebaran.

“Saya hanya disuruh membawa mobil ini oleh penadah di sana. Rencana akan dijual seharga Rp 30 juta. Uangnya nanti saya pakai buat lebaran,” sebut Rian.

Atas perbuatannya kini ketiga pelaku dijebloskan ke dalam sel Mapolsekta Samarinda Seberang. Ketiga pelaku dijerat dengan pasal 362 jo 55 dan 56 KUHP subsider pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (*)

Reporter: Gapos
Editor: Y Almerio

Tags

Related Articles

Back to top button
Close