DPRD Minta Pemprov Kaltim Transparan Dalam Proses Seleksi Pejabat Perusda

9 March 2021, 19:25

Samarinda, AnalisaNews.co – Pemprov Kaltim saat ini sedang melangsungkan proses seleksi pejabat di Badan Pengawas, Komisaris dan Direksi di sejumlah Perusahaan Daerah. Namun, proses seleksi ini dilakukan tanpa melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim.

Padahal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilangsungkan beberapa waktu lalu, Legislatif di Karang Paci telah meminta Pemprov Kaltim agar diberikan peran dalam proses seleksi Direksi Perusda.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono ketika dikonfirmasi media ini, Selasa (9/3/2021) siang.

Disampaikannya, bahwa pihaknya telah bersurat dengan Biro Ekonomi Pemprov Kaltim. Terkait informasi soal proses seleksi direksi perusda. Namun hingga saat ini, belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai rekrutmen direksi.

“Tapi kan hari ini sudah banyak beredar terkait syarat-syaratnya. Kita mendorong siapapun yang memiliki latar belakang bisnis, bisa masuk untuk masuk seleksi melalaikan pendaftaran. Karena banyak syaratnya,” ucap Tiyo sapaan karibnya kepada awak media.

Politisi dari Fraksi Golkar ini juga menambahkan syarat-syarat yang disertakan untuk proses rekrutmen sudah cukup bagus. Begitu juga dengan daftar calon jajaran direksi. Tiyo mengatakan nama-nama tersebut artinya memiliki kapasitas dan integritas yang mumpuni. Sehingga diharapkan direksi perusda bisa diisi oleh orang yang tepat dari hasil penjaringan.

Kendati demikian, ia menekankan bahwa DPRD Kaltim tetap akan terus memantau proses rekrutmen. Tiyo mengatakan Komisi II tidak mesti dilibatkan dalam fit and proper test seleksi, sebab tidak ada ketentuan yang mengatur hal tersebut. Akan tetapi, setidaknya rekrutmen harus transparan dan dewan pun turut diberikan informasi mengenai prosesnya.

Dengan demikian, DPRD Kaltim pun juga bisa menelusuri rekam jejak calon yang telah mendaftar sebagai direksi perusda, serta memberikan pertimbangannya. “Kira kira seperti itu, jangan sampai nanti ada isu lagi calon yang residivis malah menjadi pesakitan dan terpilih lagi. Kita menginginkan perusda itu lebih profitable,” pungkasnya. (Tim Redaksi Analisa)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close