SOLO – Paruh kedua BRI Super League 2025/2026 langsung dibuka dengan pertandingan sarat gengsi ketika Persis Solo menjamu Borneo FC pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 15.30 WIB.
Persis Solo berambisi memanfaatkan status tuan rumah untuk mengamankan poin penuh, sementara Borneo FC datang dengan modal kepercayaan diri berkat performa stabil yang mereka tunjukkan sejak awal musim.
Pertemuan dua tim dengan karakter permainan berbeda ini diyakini akan menghadirkan duel taktis dengan intensitas tinggi.
Persis Solo Mulai Menemukan Ritme
Persis Solo menunjukkan perkembangan positif menjelang paruh kedua kompetisi.
Laskar Sambernyawa tampil lebih rapi dalam bertahan dan mulai efektif saat melakukan transisi menyerang.
Dukungan penuh suporter di Manahan menjadi faktor tambahan yang kerap memberi dorongan moral bagi para pemain.
Meski demikian, persoalan konsistensi masih menjadi catatan penting.
Dalam beberapa laga sebelumnya, Persis Solo kerap kehilangan fokus di menit-menit akhir pertandingan.
Disiplin permainan sepanjang laga akan menjadi kunci jika mereka ingin meraih hasil maksimal menghadapi Borneo FC.
Lini Tengah Borneo FC Solid
Borneo FC tampil sebagai salah satu tim paling konsisten di BRI Super League musim ini.
Pesut Etam memiliki keseimbangan yang solid di setiap lini dan mampu menjaga performa baik saat bermain di kandang maupun tandang.
Kekuatan utama Borneo FC terletak pada lini tengah yang kokoh serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
Mereka dikenal sabar dalam membangun serangan dan mampu menekan lawan tanpa kehilangan organisasi permainan, sebuah keunggulan yang berpotensi merepotkan Persis Solo.
Rekor Pertemuan Berimbang
Catatan pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan yang relatif seimbang.
Dalam beberapa laga terakhir, Persis Solo dan Borneo FC kerap terlibat pertandingan ketat dengan selisih skor tipis, bahkan tak jarang gol penentu tercipta di babak kedua.
Bermain di kandang memberi keuntungan tersendiri bagi Persis Solo.
Namun, Borneo FC juga memiliki catatan tandang yang cukup impresif.
Faktor mental bertanding dan ketajaman di depan gawang diperkirakan menjadi pembeda.
Pertarungan di lini tengah diprediksi menjadi kunci jalannya pertandingan.
Persis Solo akan berupaya mengontrol tempo permainan, sementara Borneo FC cenderung menunggu momentum untuk melancarkan serangan balik cepat.
Selain itu, duel di sektor sayap juga patut mendapat perhatian.
Kedua tim memiliki pemain dengan kecepatan dan kreativitas yang mampu menciptakan peluang, baik melalui permainan terbuka maupun situasi bola mati.
Persis Solo diperkirakan tampil menekan sejak awal demi memaksimalkan dukungan publik Manahan.
Sebaliknya, Borneo FC kemungkinan bermain lebih sabar dengan mengandalkan kekompakan tim untuk meredam agresivitas tuan rumah.
Dengan kualitas yang relatif berimbang, laga ini berpotensi berakhir dengan skor ketat.
Hasil imbang atau kemenangan tipis bagi salah satu tim menjadi skenario yang paling realistis, tergantung efektivitas dalam memanfaatkan peluang. (*)





